Ditulis pada tanggal 1 Desember 2015, oleh admin1, pada kategori Berita

dekaniGEM (International Genetically Engineering Machine) merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh iGEM foundation. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi, responsibilitas, dan berbagi terkait bidang Biologi Sintetik beserta segala macam teknik yang mendukungnya.

Tahun 2015, kegiatan iGEM Giant Jamboree dilaksanakan di Hynes Convention Center, Boston, Massachusetts, USA pada tanggal 24-28 September 2015 dan diikuti oleh 259 tim multidisiplin dari berbagai negara di dunia serta lebih dari 2700 orang. Jumlah peserta yang cukup fantastis ini menciptakan keluarga baru, hubungan akademisi, dan saling berbagi satu sama lain.

Kompetisi ini menganugrahkan medali emas kepada 115 tim, termasuk tim Universitas Brawijaya (UB_Indonesia), medali perak kepada 57 tim, dan medali perunggu kepada 56 tim serta Best Award pada setiap tema.

Tim UB_Indonesia mengusung tema Health and Medicine, berkolaborasi antara Jurusan Biologi, Fisika, Teknik Informatika, Pendidikan Dokter, dan Teknik Industri Universitas Brawijaya dengan proyek berjudul De(ngue)tective. Tim UB_Indonesia terdiri atas Isyatul Azizah (Biologi-2011), Wulida Khoirunnisa (Biologi-2012), Eva Watamtin (Biologi-2012), Aldino Caturrahmanto (Teknik Informatika-2012), Athaya Febriantyo (Pendidikan Dokter-2011), Ghenniy Rachmansyah (Teknik Informatika-2012), Oky Anugrah Polii (Biologi-2012), Margareth Rika (Biologi-2013), Indana Zulfa (Teknik Industri-2013), Hanestya Oky (Pendidikan Dokter-2011), Daniel Dwipaskawijaya (Fisika-2013). Selain itu terdapat advisor antara lain Didik Huswo Utomo, M.Sc., Roudlotul Jannah, S. Si, Aisyah Ami Wardani, S. Si., dan Agatha Mia, S. Si.

Tim UB_Indonesia dibimbing oleh Bapak Widodo, Ph.D. Med. Sc., Ibu Zulfaidah Penata Gama, Ph. D., dan Ibu Chandra Dewi, Ph. D. De(ngue)tective membahas tentang desain dan konstruksi basa nukleotida penyusun protein antigen dan antibodi rekombinasi untuk deteksi virus demam berdarah serotype I-IV.

Konstruksi nukleotida ini kemudian digabungkan dan diperbanyak melalui plasmid yang telah ditentukan oleh pihak iGEM. Tahapan penelitian yang dilakukan berbasis biologi teknologi dan molekuler. Proyek penelitian ini didukung dengan aplikasi android untuk mengolah citra gambar hasil deteksi awal di kemudian hari. Aplikasi ini berisi mengenai informasi demam berdarah secara umum beserta gejala dan proses input data hasil deteksi yang nantinya akan tersinkronisasi ke dalam database kesehatan.

Kegiatan yang dilakukan tidak terbatas pada penelitian laboratorium dan aplikasi, melainkan harus melaksanakan aksi human practice. Aksi ini dilaksanakan di Kediri dalam konteks pengambilan sampel dan sosialisasi demam berdarah kepada masyarakat berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Atas prestasi yang diperoleh, Bapak Marjono selaku Dekan berkenan memberikan reward bagi anggota tim yang berasal dari Fakultas MIPA.