Ditulis pada tanggal 14 Desember 2013, oleh Awal Budi N, pada kategori Berita

CC1

Prestasi baru Fakultas MIPA Universitas Brawijaya di ajang internasional kembali ditorehkan oleh para mahasiswanya yang tergabung dalam Tim Paduan Suara Mahasiswa Cientifico Choir (CC). Satu gold medal dan satu silver medal berhasil diboyong ke tanah air oleh CC, masing masing diperoleh dari kemenangan lomba dalam kategori  Open Mixed dan kategori Folklore dalam Avoyage of Song International Choral Festival yang diadakan di Bangkok (6-9/12). Dalam festival tersebut CC membawakan lagu “Seblang Subuh“  dan “Ugo Ugo” sebagai andalan untuk kategori folksong. Sedangkan dalam kategori mix ada tiga lagu yang dijagokan antara lain “Ove Lass I’ll bell Visso ?“, “Euskal Joko’ak“ dan “Ahtoi Porosh“. Dalam Kompetisi kali ini, semua kontestan sangat luar biasa dan telah memiliki karakter choir yang jelas. Semuanya all out menampilkan detil yang sempurna baik dari segi vocal, music impression dan art nya. “Satu hal yang diyakini CC adalah bahwa budaya Indonesia yang akan ditampilkan dalam festival ini telah memukau dewan juri” tutur Yosef Infan Chandra selaku ketua Umum  CC. Kompetisi Avos ICF ini merupakan acara  kompetisi yang digelar tiap dua tahun sekali yang melibatkan partisipasi dari berbagai Negara. Untuk tahun ini memang memiliki standar penilaian yang cukup tinggi karena penjurian dilakukan langsung oleh musisi musisi hebat seperti Mr.  Nelson Kwei, Dr. Brady R. Allerd, Mr. Patrick Russil. dan Mr.Arwin Tan .

Perjuangan yang telah dibangun dari lima bulan terakhir oleh cicerz (sapaan anggota Cientifico Choir) akhirnya terbayar  bangga ketika dapat meraih dua medali tersebut. Walaupun mengahadapi kontestan lain yang cukup sengit seperti  St. Mary’s DSG dari South Afrika dan The Vocal Consort  dari Singapore, tidak sedikitpun mematahkan semangat mahasiswa mahasiwa F. MIPA ini untuk terus berjuang agar dapat mengibarkan bendera Indonesia. Keberhasilan tersebut tidak luput pula dari dukungan doa dari segenap warga FMIPA serta pihak dekanat yang proaktif terhadap perkembangan minat bakat mahasiswa.

Selain itu juga yang layak dibanggakan adalah Cientifico Choir dalam kompetisi tersebut merupakan satu-satunya paduan suara yang anggotanya hanya berasal dari satu lingkup Fakultas. “ Walaupun SDM kami hanya dari FMIPA yang notabene banyak praktikum dan laporan tapi kami dapat buktikan bahwa scientist itu juga bisa aktif dan kontributif di bidang minat bakat “ ungkap Yosef. Semoga apa yang telah dikerjakan dan diperjuangkan oleh Cientifico Choir dapat menjadi berkat bagi Indonesia pada umumnya dan terkhusus bagi almamater Fakultas MIPA Universitas Brawijaya