Ditulis pada tanggal 29 Mei 2013, oleh Adm, pada kategori Berita

MTQ UB 025

Rapat Pimpinan UB yang rutin dilaksanakan secara bergilir di lingkungan UB memberikan nuansa lain ketika dilaksanakan di FMIPA UB. Pasalnya pada acara ini Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito melaunching UB-TV yang akan menjadi media audio-visual UB dan merupakan TV Perguruan Tinggi yang pertama di Indonesia. Penyelenggaraan acara UB-TV (You Be TV) akan berada di bawah unit khusus yang substansinya berhubungan langsung dengan fakultas-fakultas. Selain itu acara yang dihadiri oleh Pembantu Rektor, Dekan dan Ketua Program dan Lembaga ini juga membahas masalah Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang akan diberlakukan untuk mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014. Dalam forum rapat diputuskan mengenai kedudukan mahasiswa yang lulus melalui jalur SBMPTN sebagai kelas reguler (sebelumnya kelas non reguler) sehingga persentase mahasiswa reguler menjadi 80% dari total mahasiswa baru, selebihnya kelas non reguler sebanyak 20%. Tarif UKT untuk kelas reguler telah diputuskan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 55 Tahun 2013 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada PTN di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu UKT untuk kelas non reguler ditentukan berdasarkan Keputusan Rektor. Hal penting lainnya dalam pembahasan rapat adalah kedudukan dan tunjangan dosen tetap non PNS. Pada kesempatan tersebut Pembantu Dekan II FMIPA UB, Moh. Farid Rahman, S.Si, M.Si. mempresentasikan konsep tentang penghasilan tetap, penghasilan lain dan jaminan kesejahteraan bagi dosen tetap non PNS. Farid menjelaskan bahwa seorang dosen tetap non PNS di UB akan mendapatkan gaji pokok, tunjangan fungsional, tunjangan profesi dan kehormatan (jika memenuhi syarat), tunjangan keluarga, uang makan dan jaminan pensiun setara dengan dosen PNS. Konsep yang dikemukakan Farid didasarkan pada peraturan-peraturan yang terkait dengan gaji dan tunjangan PNS dan sudah diperdalam dan dikaji di forum Pembantu Dekan II se-UB.