Kamis (28/3), bertempat di Aula Gedung MIPA CENTER Universitas Brawijaya, telah diselenggarakan Sosialisasi Mekanisme Evaluasi Studi Mahasiswa yang dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa FMIPA UB beserta orangtua / wali. Sosialisasi ini diisi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Serafinah Indriyani, M.Si. Beliau menjelaskan beberapa poin mengenai evaluasi studi, antara lain: Dasar aturan proses evaluasi studi sudah terdapat di buku pedoman Akademik Universitas Brawijaya 2018, penyebab molornya masa studi mahasiswa ialah adanya mata kuliah prasyarat yang tidak lulus, proses perhitungan evaluasi studi dilakukan setiap akhir semester, mahasiswa yang terkena evaluasi studi tidak dapat melakukan pembayaran untuk daftar ulang.

Dijelaskan juga tentang penentuan hasil akhir evaluasi studi yang mencakup antara lain (1) Mahasiswa yang terkena evaluasi studi diijinkan melanjutkan studi setelah pertimbangan dan keputusan dari Wakil Dekan 1; (2) Mahasiswa yang dinyatakan tidak dapat melanjutkan studi dapat mengajukan pengunduran diri sesuai alur pengajuan pengunduran diri di SIAM. (3) Mahasiswa yang dinyatakan tidak dapat melanjutkan studi akan dibuatkan SK Rektor tentang hasil evaluasi studi dan statusnya berubah menjadi DO.

Wakil Dekan I menambahkan bahwa sosialisasi sistem evaluasi studi mahasiswa ini sangat penting buat seluruh mahasiswa, tidak hanya mahasiswa S1 tetapi juga mahasiswa S2 dan S3, sehingga harus benar-benar dipahami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari hasil evaluasi kemampuan akademik mahasiswa, terdapat 150 mahasiswa program S1 dan 75 mahasiswa program Pascasarjana yang terkena peringatan evaluasi studi.  Dari tahun studi program sarjana tercatat 38 orang adalah mahasiswa tahun pertama, disusul kemudian 26 orang mahasiswa tahun kedua, 9 orang adalah mahasiswa tahun ketiga, 2 orang mahasiswa tahun keempat. Sementara itu tercatat pula sebanyak 53 orang  terancam putus kuliah di akhir studi (yogie).