Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Visi dan Misi bakal calon Dekan FMIPA Masa Bakti 2020-2024, pada Selasa (25/8/2020)  dan Kamis (27/8/2020) secara daring melalui zoom meeting.

Bertempat di Ruang MC 1.1. MIPA CENTER FMIPA Universitas Brawijaya, Tiga orang bakal calon Dekan FMIPA Universitas Brawijaya masa bakti 2020 – 2024 memaparkan program kerja di hadapan Senat Fakultas dan civitas akademika FMIPA. Mereka adalah Ratno Bagus Edy Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D (Jurusan Matematika), Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc (Jurusan Biologi) dan Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D (Jurusan Fisika). Tahapan ini diselenggarakan dalam acara Talkshow Pemaparan dan Sosialisasi Visi dan Misi Bakal Calon Dekan FMIPA Universitas Brawijaya Periode 2020 – 2024.

Dalam sambutannya Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Dekan FMIPA Universitas Jember, Darjito S.Si., M.Si menyampaikan tahapan pemaparan dan sosialisasi visi dan misi ini adalah salah satu dari beberapa tahapan yang harus dilalui para bakal calon dekan. Sebelumnya, panitia telah menggelar tahapan penjaringan bakal calon dekan, mulai dari pengambilan dan pengembalian formulir, dan tahapan sosialisasi visi dan misi bakal calon Dekan yang diselenggarakan  14 – 19 Agustus 2020 melalui media sosial dan melalui website FMIPA. Selanjutnya acara ini secara resmi dibuka oleh Dekan FMIPA Universitas Brawijaya, Prof. Drs. Adi Susilo,M.Si., Ph.D.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA mengucapkan syukur kepada Allah dan sekaligus ucapan selamat berlomba dan berkompetisi pada para bakal calon Dekan mendatang.

“Selamat berlomba dan berkompetisi, mari kita jalani dengan cara yang ahsan”, ujar Adi Susilo selaku Dekan FMIPA.

Acara sosialisasi / talkshow dibagi menjadi 2 hari berdasarkan keputusan panitia penjaringan bakal calon Dekan (BCD). Hari pertama dilaksanakan pada selasa, 25 Agustus 2020 dan hari kedua pada kamis, 27 Agustus 2020. Hari pertama, panitia mengundang auidence dari Jurusan Fisika dan Kimia secara daring. Sementara hari kedua, panitia mengundang audience dari Jurusan Matematika, Statistika dan Biologi dengan menghadirkan civitas akademika (pimpinan Jurusan) secara luring di tempat sosialisasi.

Dalam pemaparan / sosialisi tersebut dihadiri ketua dan sekretaris senat FMIPA UB, Prof. Sutiman Bambang Sumitro, SU.,D.Sc dan Prof. Dr.Ir. Henny Pramoedyo, MS. juga anggota senat Fakultas MIPA lainnya. Dalam sambutannya, Prof.Sutiman sekali lagi menjelaskan bahwa generasi saat ini, pimpinan sudah bergelar S.Si dan tidak ada lagi Drs. Beliau kemudian berharap kedepan, dekan yang terpilih dapat membawa FMIPA menuju kejayaan.

Acara yang dipandu oleh  staf UBTV Amalia Permata Rizky dibuka mulai pukul 09.00 WIB terdiri dari beberapa sesi. Sesi pertama adalah sambutan dilanjutkan pemaparan visi dan misi bakal calon Dekan. Sesi berikutnya adalah tanya jawab dimana para bakal calon Dekan akan menjawab pertanyaan dari peserta yang terdiri dari senat dan pejabat Jurusan. Salah satu pertanyaan dari Dosen Statistika, Nurjannah., S.Si., M.Si., Ph.D adalah inovasi yang dapat dilakukan masing – masing BCD sehingga FMIPA dapat bergerak luas tanpa harus mengandalkan dana dari pusat.

Bakal calon Dekan nomor urut 2, Prof. Widodo menjelaskan bahwa resource di FMIPA sudah mumpuni untuk mendapatkan hibah / pendanaan dari luar. Hanya saja belum sepenuhnya tahu roadmap untuk mendapatkannya. Ia mencontohkan LSIH yang mampu membeli alat senilai 7 Milyar walaupun pagunya hanya 1 Milyar. Salah satu strategi untuk mendapatkan pendanaan khusus adalah harus berjuang mendapatkannya dengan memperbaiki kualitas proposal penelitian dan memberi  track record yang digunakan untuk research selanjutnya.

Sesi selanjutnya adalah BCD menjawab pertanyaan secara acak dari peserta yang dikirim melalui chat ke panitia. Dan masing – masing BCD diberi waktu 5 menit untuk menjawab.

Beberapa pertanyaan yang dilontarkan salah satunya dari Prof. Dr. Ir. Estri Laras Arumingtyas, M.Sc.St. mengenai isu Fakultas menghabiskan dana Resource Sharing dan upaya menanganinya agar tidak menurunkan dana instentif Jurnal dan bantuan dana seminar baik dalam maupun luar negeri.

“Kalau Fakultas dibilang menghabiskan dana, itu berarti kabar bagus, artinya FMIPA produktif dan semua pendanaan terpakai dengan baik. Perlu diketahui bahwa FMIPA itu penyokong publikasi terbaik di Universitas, maka Universitas harus mau mensupport kita dan memberi sesuatu”, jawab Prof. Widodo bakal calon Dekan nomor urut 2.

“Ini menunjukkan hal bagus, artinya kita produktif. Strategi agar insentif jurnal tidak turun / aman adalah meningkatkan level publikasi di Q1 dan Q2 yang tidak dibatasi jumlahnya. kami telah memacu research grup dan menciptakan suasana yg baik untuk penelitian di FMIPA dan kita akan coba buat workshop penulisan proposal pencari hibah”. Ungkap Prof. Sukir Maryanto, bakal calon Dekan nomor urut 3.

Sesi terakhir adalah closing statement, dimana masing – masing BCD diberi waktu 5 menit untuk memberikan sepatah dua patah kalimat sebelum mengakhiri sosialisasi visi misi BCD kali ini.

Pernyataan Ratno Bagus Edy Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D (BCD No. urut 1) dalam closing statementnya mengatakan bahwa peran serta pemilih sangat berarti pada tanggal 3 september nanti. Sementara closing statement Prof. Widodo (BCD No. urut 2) menegaskan bahwa pentingnya menggunakan hal pilih pada tanggal 3 September nanti, dan suara pemilih mudah – mudahan menjadikan FMIPA semakin jaya. Kemudian Prof. Sukir Maryanto (BCD No. urut 3) mengatakan bahwa dalam mengelola FMIPA banyak perbedaan baik kompentensi dan hal lain sebagainya, tugas pemimpinlah mengelola perbedaan menuju kebersamaan.

Akhirnya acara ditutup dengan foto bersama dan ucapan terima kasih pada peserta yang telah berpartisipasi dalam Sosialiasi visi misi bakal calon Dekan FMIPA periode 2020-2024. (yogie)

 

 

`