Fakultas MIPA Universitas Brawijaya (FMIPA UB)  mengadakan Pisah Sambut Dekan sebagai penanda tongkat kepemimpinan FMIPA UB telah berpindah dari Prof. Drs. Adi Susilo,M.Si  kepada Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. Acara yang dihadiri senat, pejabat dan pimpinan juga perwakilan mahasiswa FMIPA diselenggarakan secara luring (terbatas) dan daring di lingkungan FMIPA UB ini menjadi ajang pengenalan Dekan yang baru, sekaligus sebagai pelepasan terhadap Dekan lama.

Periode kepemimpinan tahun 2016-2020 membawa kesan yang dalam, baik dihati dosen, tendik maupun mahasiswa FMIPA UB. Adi Susilo bekerja dan membawa FMIPA UB berlari mengejar ketinggalan – ketinggalan dan mewujudkan programnya dimasa kepeimpinannya. Tak disangkal, percepatan Profesor dapat tercapai dengan pengukuhan 10 Guru Besar  dan 6 Tendik berhasil mendapat promosi jabatan. Sementara itu dalam hal pelayanan, Adi membawa FMIPA meraih peringkat 3 (tiga)  UBAQA (Annual Quality Reward) tahun 2019. Annual Quality Award (UBAQA) Universitas Brawijaya memberikan penghargaan pada unit kerja dengan pelayanan terbaik. Penghargaan ini biasanya diumumkan pada saat dies natalis UB pada tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Dalam hal prestasi lembaga, Adi Susilo mengatakan FMIPA juga meraih penghargaan GIRAFFE Award peringkat 3 (tiga). GIRAFFE AWARD merupakan penghargaan yang diberikan bagi dosen dan lembaga seperti prodi, jurusan, dan institutional supporting system seperti badan usaha dan lembaga penelitian. Indikator GIRAFFE bagi individu atau dosen yaitu mempunyai prestasi dalam jumlah sitasi di google scholar, Scopus, dan jumlah inovasi dalam bentuk paten. Ia berharap diawal periode kepemimpinan baru, Dekan baru dapat melangkah lebih awal dan berhasil meraih prestasi – prestasi yang lebih gemilang. Di akhir masa jabatannya, Adi Susilo berhasil melahirkan Program Studi S1 AKTUARIA yang populer di Indonesia. AKTUARIA menjadi salah satu Program Studi baru yang banyak diminati calon mahasiswa pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dalam tiga tahun terakhir. Selain itu Akreditasi Program Studi juga mengalami perbaikan bahkan 5 Program Studi Sarjana (Biologi, Fisika, Kimia, Matematika  dan Statistika) sedang mengajukan proposal untuk mendapatkan pengakuan dari lembaga Akreditasi Internasional ASIIN Jerman. Di akhir jabatannya pula, Adi Susilo berhasil meningkatkan angka penerimaan mahasiswa baru terbanyak dalam sejarah FMIPA yakni sekitar 1400 mahasiswa dan 1053 terdaftar ulang.

Doa dan harapan tertuju pada Dekan periode 2020-2024, Prof Widodo, guna membawa FMIPA UB menuju ke tingkat yang lebih baik. Sebagai pejabat, Widodo bukanlah orang baru di FMIPA UB. Widodo pernah menjabat sebagai Ketua Lab, Ketua Jurusan Biologi, lalu Ketua LSIH UB. Kini tantangan dan kesempatan ada didepan Widodo untuk membawa FMIPA UB jauh lebih baik.

Setelah dilantik pada Senin (12/10) pukul 10:00 WIB  kemarin, Widodo menghadiri  acara Pisah Sambut Dekan FMIPA UB pada pukul 15:00 WIB di gedung MIPA CENTER UB. Ia mengucapkan terima kasih pada Dekan periode sebelumnya yang telah bekerja menopang program Universitas Brawijaya. Widodo juga memberikan apresiasi pada mahasiswa FMIPA UB dan menyapa peserta yang telah mengikuti acara secara Daring.

“Kita bisa survive karena ada mahasiswa”, ujarnya.

Widodo mengatakan saat ini masih ada PR Akreditasi untuk mendapatkan nilai A pada beberapa Program Studi Pascasarjana. Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang mendukung Akreditasi Internasional ASIIN.

“Ini adalah momen penerapan standar Internasional, harapannya kita bisa laksanakan standarisasi yang kesannya membosankan tapi tidak bisa kita lepaskan”, jelasnya.

Widodo berharap ia bisa lakukan pengembangan berikutnya seperti optimalisasi inisiasi kerjasama dengan perusahaan luar negeri yang akan melahirkan output berkualitas dengan level Internasional.

“Kita akan kembangkan prestasi mahasiswa yang berkarir dibidangnya, bagaimana alumni bisa bekerja dengan layak sehingga  tingkatkan recognition FMIPA UB di masyarakat. Tidak hanya itu, saya akan membina leadership mahasiswa, mengasah kemampuan negosiasi dan komunikasi yang dapat membangun track record dalam bekerja nantinya”, kata Widodo dalam sambutannya.

Suasana menghibur penuh kekeluargaan merasuki ruang MIPA CENTER yang dihadiri Senat FMIPA, Wakil Dekan, Pejabat Struktural, dan perwakilan mahasiswa, juga peserta daring melepas Prof. Adi Susilo dan menyambut Prof. Widodo di tampuk kepemimpinan FMIPA Universitas Brawijaya.