Fakultas MIPA Universitas Brawijaya tetap menyelenggarakan Pemilihan umum Wakil Mahasiswa ( PEMILWA ) meski ditengah pandemi. Perbedaannya, gelaran pesta demokrasi mahasiswa  ini untuk pertama kalinya digelar dengan sistem daring. Puncaknya yakni Pers Perhitungan Suara PEMILWA FMIPA UB 2020 yang diadakan pada Selasa kemarin (26/01).

Berdasarkan hasil perhitungan suara, terpilih satu pasangan Presiden dan Wakil Presiden BEM FMIPA 2021 dan 3 orang anggota DPM FMIPA 2021. Diperoleh sebanyak 1205 suara untuk calon DPM dan 1208 suara untuk calon Presiden dan Wakil Presiden BEM dengan rincian hasil suara sebagai berikut:

Calon Anggota DPM FMIPA UB 2021

– Aida Fitria Safira (349 suara / 28,96%)

– Irnawansyah (308 suara / 25,56%)

– Muhammad (302 suara / 25,06%)

– Alfika (142 suara / 11,78%)

Usai pengumuman perhitungan suara pemilihan DPM, dilanjutkan dengan pengumuman hasil perhitungan suara pemilihan calon tunggal pasangan Presiden dan Wakil Presiden BEM FMIPA UB. Naufal Muhammad Fakhrizky dan Muhammad Zanuar Fatih Terim memperoleh 953 suara atau 78,89%.

Sebelumnya telah dilakukan proses voting atau pemilihan suara yang berlangsung secara daring pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Pemilih bisa mengakses secara langsung melalui laman pemira.ub.ac.id dengan memasukkan NIM serta password akun SIAM.

M. Iqna Supriatna yang pernah menjabat Presiden BEM mengapresiasi para calon yang telah bersedia melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan yang sudah ada.

“Pesan saya untuk Presiden dan Wakil Presiden BEM serta anggota DPM yang terpilih, tetap amanah, tetap dengarkan aspirasi dari warganya. Lakukan program yang memang dibutuhkan bukan diinginkan oleh tiap personal, tapi yang dibutuhkan oleh warganya. Tampung segala hal aspirasi dan juga harus tetap sabar. Ujarnya.

Sementara itu Ketua DPM FMIPA 2020, Muhammad Nazli Nashri juga berharap hal serupa untuk BEM dan DPM yang terpilih agar dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya, dapat menjaga kerukunan warga MIPA, mampu mendengarkan aspirasi seluruh mahasiswa MIPA, menjaga kekeluargaan antar LKM serta seluruh elemen yang ada di MIPA, membuat suatu gebrakan baru yang berguna bagi warga MIPA. Dan yang terakhir mampu mewujudkan suatu tujuan yg sama yaitu MIPA Satu MIPA Jaya.

(Dilansir dari laman kabarbasic.com)