Dies Natalis FMIPA ke-34, Dekan Gelar Doa dan Dzikir Bersama

  • Post author:
  • Post category:Berita
  • Reading time:3 mins read

Jum’at (13/8), Dies Natalis ke-34 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya (FMIPA UB) digelar secara berbeda. Dalam suasana pandemi, peringatan Dies Natalis ini digelar secara virtual dan dikemas dalam doa bersama untuk keselamatan civitas akademika dan bangsa Indonesia pada umumnya. Dies Natalis FMIPA kali ini mengambil tema “Tantangan Menuju Standar Internasional di Era Pandemi”.  

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Prof. Widodo, M.Si.Ph.D.Med.Sc menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada semua staf dosen dan tenaga pendidikan yang telah bekerja keras sehingga Fakultas MIPA UB dapat mencapai prestasi hingga saat ini. Ia juga memberikan motivasi pada segenap mahasiswa yang saat ini sedang studi untuk terus mengembangkan diri dan belajar dengan giat untuk mencapai prestasi. 

“Mahasiswa milenial saat ini harus bisa coding dan bikin website, dan mampu berbahasa inggris. Saat kuliah dan presentasi harus kita ajarkan berbahasa inggris”, Ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Senat FMIPA Prof. Sukir Maryanto, Ph.D mengatakan bahwa di usia ke 34 tahun ini FMIPA berada ditengah keprihatinan yang nilai positifnya akan meningkatkan nilai – nilai persaudaraan bagi segenap masyarakat. Ia berharap semuanya segera mendapat kebebasan untuk beraktifitas normal kembali dan kondisi pandemi ini menjadi tonggak yang akan membawa FMIPA semakin maju. 

Guru besar FMIPA, Prof.Dr.Ir. Chanif Mahdi, MS menyampaikan apresiasi pada kegiatan doa dan dzikir bersama dalam rangka merayakan Dies Natalis FMIPA ke-34.

“Kalau fisik kita sudah pakai masker, maka obat yang paling bagus adalah dengan berdzikir pada Allah, dengan begitu akan mendapatkan keselamatan pada keluarga kita karena obat yang paling mujarab berasal dari Allah”, ujarnya. 

Kegiatan doa dan dzikir bersama di pimpin oleh Drs. Misbah Khunur, M.Si. Doa dipanjatkan untuk seluruh warga civitas akademika FMIPA yang telah wafat serta warga bangsa yang meninggal selama pandemi sekaligus agar civitas akademika terhindar dari marabahaya. Doa diawali pembacaan surah Al Fatihah, asmaul husnah, dilanjutkan dengan istighosah dan diakhiri dengan doa penutup. 

Hadir unsur pimpinan, Wakil Dekan I, II  dan III serta para Kasubag berikut pimpinan Jurusan, staf tendik dan mahasiswa sejumlah 136 peserta yang terhubung secara virtual. (yogie)