Inovasi Porang Menjadi Biskuit Untuk Ibu Hamil Raih Medali Perak dari Kompetisi KIWIE 2021

Vio Awan Nur Hidayat, mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas MIPA dan empat mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) lainnya berinovasi mengolah porang, sejenis ubi – ubian menjadi produk pangan kaya serat menjadi makanan pendamping ibu hamil. Vio mengikuti kompetisi Korean International Women’s Invention Expotition 2021 dengan tema Amora Pregancy Biscuit: Optimize the Economic Benefit of Porang as Healthy Food for Pregnant Women dengan bimbingan Dr Lilik Wahyuni, M. pd dari Fakultas Pertanian UB dan meraih medali perak. 

Porang (Amorphophallus muelleri) merupakan salah satu komoditas pertanian dengan kadar glukomanan yang tinggi. Glukomanan merupakan senyawa polisakarida yang bermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mempercepat rasa kenyang dan memperlambat pengosongan perut sehingga cocok dijadikan sebagai produk pangan sehat seperti biskuit.

“Awal ide muncul ketika melihat porang yang masih minim pemanfaatannya di Indonesia, padahal ia mengandung glukomanan yang cukup tinggi. Kondisi ini dapat dimanfaatkan bagi ibu hamil karena terkadang sering mengalami mual yang disebabkan oleh kenaikan asam lambung. Selain itu, kami juga berharap dengan adanya produk ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani”, papar Vio.

Ia menjelaskan bahwa kandungan senyawa polisakarida pada Amora Pregnancy Biscuit dapat digunakan sebagai sumber energi jangka menengah dan panjang sehingga dapat membantu ibu hamil agar kenyang lebih lama dan menekan asam lambung yang bisa mengurangi mual dan muntah agar tidak terjadi hiperemesis gravidarum. Dengan mengkonsumsi Amora Pregnancy Biscuit, ibu hamil bisa terhindar dari dehidrasi yang membahayakan bagi ibu dan janin.

Saat ini produk inovasi tersebut dipasarkan melalui online dengan kemasan 150gr dan mulai dikenal masyarakat. Alhasil baru sebulan dipasarkan,omset mulai naik dan pelanggan makin meluas di seluruh nusantara.(yogie)