Inisiasi Pengembangan Energi Alternatif Di Kecamatan Jabung Oleh Tim DOKAR FMIPA

  • Post author:
  • Post category:Berita
  • Reading time:3 mins read

 

Pada tahun ini, Universitas Brawijaya meluncurkan Program Dosen Berkarya (DOKAR) yang merupakan bentuk kerja nyata dosen di luar kampus. Tim Dokar Jurusan Kimia FMIPA menginisiasi pengembangan energi alternatif di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang untuk mendukung pengembangan desa mandiri energi. Wilayah ini dipilih mengingat banyak dikembangkannya peternakan sapi perah dimana kotorannya dapat dijadikan energi alternatif biogas.

Dr.Diah Mardiana selalu ketua tim menyebutkan “Dengan adanya pengembangan energi alternatif dari limbah kotoran hewan ini diharapkan perekonomian masyarakat dapat meningkat”. Untuk lebih mendalami potensi pengembangan energi alternatif ini, tim Dokar melakukan kajian potensi kecamatan, upaya pengolahan sebelumnya dan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Tiga desa yang dinilai paling pesat perkembangannya menjadi lokasi utama dilakukannya kajian, yaitu Desa Jabung, Desa Kemiri dan Desa Slamparejo. Kajian berdasarkan survey, wawancara dan diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion) dengan jajaran pimpinan Kecamatan, petugas penyuluh lapangan (PPL), pimpinan desa, perwakilan peternak dilakukan secara berkelanjutan di tahun 2021 ini.

Berdasarkan kajian ini, terlihat potensi produk susu yang melimpah di wilayah Jabung, namun adanya permasalahan di lapangan seperti kurangnya pasokan air bersih terutama di musim kemarau menghambat pengembangan potensi ini. Ketua tim tanggap limbah yang berlokasi di dusun Boro Kecamatan Jabung menyatakan “Produksi susu kami besar bahkan hingga dipasok untuk perusahaan nasional terkemuka di Indonesia. Limbah yang dihasilkan pun besar. Nah limbah ini belum banyak terolah sehingga menimbulkan masalah tersendiri”.

Keterbatasan pengolahan produk susu menjadi produk lainnya yang memiliki nilai jual lebih tinggi dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat juga dirasa masih kurang. Kajian juga mengungkap adanya potensi wisata yang potensial di wilayah Jabung didukung dengan kondisi alam yang sejuk, aneka olahan pangan maupun souvenir pengembangan kerajinan masyarakat setempat. Potensi biogas juga melimpah, akan tetapi perlu dikembangkan adanya upaya pemurnian biogas dikarenakan banyaknya zat pengotor yang mengurangi panas dan menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Juga potensi dikembangkannya eco-enzyme sebagai media pengolahan limbah padat di Jabung.

Tim Dokar Universitas Brawijaya sendiri terdiri dari Dr. Diah Mardiana, MS., Dr. Ir. Adam Wiryawan, MS., Dra. Anna Roosdiana, M.App.Sc, Drs. Budi Kamulyan, M.Sc, Dr. Arie Srihardyastutie, S.Si., M.Kes, Barlah Rumhayati, S.Si., M.Sc., PhD, Yuniar Ponco Prananto, S.Si., M.Sc., PhD, Zubaidah Ningsih AS, S.Si., M.Phil., PhD, Lukman Hakim, S.Si., M.Sc., Dr.Sc, Dr. Ika Oktavia, S.Si., M.Si dan melibatkan beberapa mahasiswa yang memprogram Kuliah Kerja Nyata (KKN).