Maknai Peringatan Hari Ibu, Perempuan Sebagai ‘Agent of Change’ Yang Cerdas Imbangi Perkembangan Jaman

  • Post author:
  • Post category:Berita
  • Reading time:3 mins read

Memperingati Hari Ibu merupakan momentum pemantik semangat tidak hanya bagi para perempuan, tapi juga masyarakat khususnya generasi muda untuk bergerak bersama secara nyata meningkatkan kualitas hidup perempuan serta menjadi solusi dalam menghadapi berbagai persoalan terkait perempuan khususnya dalam menghadapi masa sulit pada situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Ketua Darmawanita Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya, Rani F. Ulfah mengungkapkan pentingnya mengenang perjuangan perempuan Indonesia yang turut memperjuangkan nasib kaum perempuan  untuk mendapatkan kesetaraan dibidang pendidikan, kesehatan dan menyuarakan pendapat di mata publik. Rani memaknai peringatan hari Ibu kali ini mengingatkan kita semua bahwa perempuan harus semangat dalam mengisi pembangunan. Ia menambahkan bahwa saat ini perempuan Indonesia harus cerdas dan berwawasan luas. Tentunya dengan terus menambah wawasan, kaum perempuan dapat mengimbangi perkembangan jaman dan kemajuan di era saat ini serta dapat mengatasi segala rintangan dalam menjalankan perannya sebagai pendamping kaum laki-laki.

“Wanita masa kini harus memiliki wawasan yang luas, banyak mengikuti webinar tentang pengetahuan yg tentunya berguna dalam memberi pengarahan dan pencerahan untuk anak – anak juga untuk mendampingi dan suami kita dalam berkarya. Jangan sampai kita merasa rendah diri dan dan tidak percaya diri.”, paparnya.

Wanita kelahiran Jawa Barat ini  baru setahun menjabat sebagai ketua Darmawanita. Ia mengaku saat ini adalah masa yang berat karena berada dimasa pandemi Covid19, menurutnya kegiatan Darmawanita berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Walaupun begitu, ia tak patah semangat untuk menjalankan misinya memajukan Darmawanita Fakultas MIPA UB. 

“Menurut saya, harus ada perombakan dalam hal pemikiran karena kita sudah ada di era yang berbeda. Dharmawanita bukan sekedar organisasi sosial yg monoton, tetapi harus menjadi ikon wanita Indonesia yang mampu mengembangkan karya dan bermanfaat untuk internal organisasi juga  masyarakat sekitarnya. Kiatnya dengan membuka usaha secara profesional  meningkatkan keterampilan dengan pelatihan – pelatihan untuk menunjang kemajuan dan kemandirian organisasi”, jelasnya. 

Dengan momentum peringatan hari Ibu kali ini, perempuan Indonesia wajib menjadi Ibu bangsa yang mengemban tanggung jawab mulia, inovatif, dan memiliki kepribadian bangsa nasionalisme, serta sehat dan jasmani. Perempuan harus bersinergi untuk mengemban amanat para founding mothers ( ibu bangsa ) untuk menjadi sebaik – baiknya ibu sejati. Perempuan tidak hanya menjadi ibu tapi juga istri yang memberikan support serta pengorbanan luar biasa bukan hanya materi namun juga  jiwa dan raga. Disamping itu perempuan juga disebut ‘agent of change’, ia menghantarkan dan mencetak putera – puteri bangsa menjadi generasi emas yang akan mengharumkan negeri tercinta Indonesia.

“Jadilah ibu yang cerdas dan tak kenal lelah memberikan efek positif bagi masa depan keluarga. Selamat hari Ibu, tetap semangat untuk kaum perempuan yang hebat di seluruh tanah air Indonesia”, ujar Rani. (yogie)