Siapkan 31 Kelas Hybrid, FMIPA UB Termasuk Fakultas Yang Bisa Jadi Percontohan

  • Post author:
  • Post category:Berita
  • Reading time:3 mins read

Sudah dua tahun berlalu proses pembelajaran dilakukan secara daring. Hal yang menjadi harapan bagi banyak mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya adalah belajar di dalam kelas dan berinteraksi secara langsung dengan dosen, terlebih angkatan 2020 dan 2021 yang memang belum pernah merasakan belajar di kampus.

Isu-isu bermunculan akan dilakukan perkuliahan secara hybrid. Di mana para mahasiswa berharap akan adanya pembelajaran dilakukan di kampus walaupun tidak sepenuhnya. Berita ini disambut hangat oleh seluruh masyarakat FMIPA UB. Fakultas sendiri pun turut melakukan persiapan-persiapan untuk pelaksanaan kuliah secara hybrid, mulai pelatihan petugas sarana dan prasana, pendataan dosen kelas hybrid dari peralatan-peralatan yang diperlukan untuk perkuliahan dan lain-lain.

FMIPA sendiri merencanakan pelaksanaan kuliah hybrid yaitu setengah dari total keseluruhan siswa di kelas akan dilaksanankan daring dan setengahnya lagi luring. 

Tim PSIK pun telah menyiapkan dan merencanakan uji coba kelas hybrid yang rencananya akan digelar pada hari Rabu dan Kamis (26-27 Januari 2022). Menurut ketua PSIK, Lukman Hakim,Dr.Sc., Fakultas telah mempersiapkan 20 kelas hybrid dengan teknologi yang menunjang. Rencana ujicoba tersebut terbagi ke dalam 2 sesi perhari dimana tiap sesi terdapat sekitar 4 – 5 dosen yang akan mencoba peralatan hybrid. Lukman mengatakan bahwa dari rekam pendaftaran ujicoba tersebut yang awalnya ditargetkan 80 dosen, ternyata hanya 42 yang mendaftar. 

“Kita termasuk Fakultas di UB yang siap menjalankan kelas hybrid dari segi jumlah dan teknologi”, ujar Lukman.

Dengan sistem ini, mahasiswa diperkenankan untuk mengikuti kuliah secara luring dan bergantian. Meskipun begitu, tak semua mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan secara luring. Mereka setidaknya tidak boleh berasal dari wilayah dengan kasus Covid-19 tinggi. Dalam hal ini termasuk daerah dengan kasus Covid-19 varian omicron. Selanjutnya, mahasiswa harus sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sebagai upaya memaksimalkan persiapan menyambut perkulliahan hybrid, Rektor Universitas Brawijaya pada Rabu (19/1) melakukan peninjauan ke FMIPA. Kunjungan ini didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Direktur dan Sekretaris Direktorat Pelayanan Akademik, serta Sekretaris Universitas. 

Dalam kunjungannya, Rektor memastikan ruangan yang memadai, sirkulasi, serta kebutuhan multi media dan rasio pengisian ruang kelas telah sesuai dan memadai. (yogie)