Rabu(18/3), Fakultas MIPA UB memproduksi hand sanitizer guna memenuhi permintaan di lingkungan FMIPA dan Universitas Brawijaya dalam menangkal penyebaran virus corona.

“Hari ini sudah produksi 495 botol kemasan 100 ml dan siap diedarkan”, ujar Dr.Ir. Uswatun Hasanah, M.Si dosen Jurusan Kimia selaku tim Satgas COVID-19 FMIPA yang terlibat langsung dalam produksi Hand Sanitizer.

Hand Sanitizer yang diproduksi merupakan campuran Bahan-bahan:
1. Ethanol 96% sebanyak 906 mL (setara dengan 700 g ethanol)
2. Air (bisa air mineral atau air yang sudah dipanaskan) 256 mL
3. Carbopol 940 (Carbomer) 5 gram
4. Glycerin 6 gram
5. Triethanolamine (TEA) 3.5 gram (sekitar 20 tetes)

Bambang Arianto, S.Si., M.Si selaku tim produksi menjelaskan cara – cara pembuatan Hand Sanitizer sebagai berikut :
1. Tuangkan carbopol 940 sedikit demi sedikit ke dalam air hingga tercampur dengan baik.
2. Tuangkan glycerin ke dalam campuran dan aduk dengan baik
3. Tuangkan ethanol 96% ke dalam campuran dan aduk terus dengan baik.
4. Teteskan TEA setetes demi setetes sambil terus diaduk. Ini sangat krusial. Jangan sampe terlalu kental (gel). 1 tetes pertama, anda bisa melihat perubahan kekentalannya. Teruskan tambah setetes demi setetes sambil memperhatikan kekentalannya. Hentikan kalo sudah dianggap cukup.

Produk Hand Sanitizer yang sudah siap akan diedarkan untuk seluruh lingkungan Universitas Brawijaya. Dalam proses produksi tim sempat kesulitan pengadaan bahan baku terutama botol kemasan dan Ethanol. Sampai saat ini produksi selanjutnya masih menunggu bahan baku datang (yogie).